(DIKUTIP DARI TULISAN SAYA DI KASKUS.US)
kalo definisi secara umum global warming itu pada dasarnya merupakan fenomena peningkatan temperatur global dari tahun ke tahun karena terjadinya efek rumah kaca (bahasa kerennya greenhouse effect gan) yang disebabkan oleh meningkatnya emisi gas-gas seperti karbondioksida (CO2), metana (CH4), dinitrooksida (N2O) dan CFC sehingga energi matahari terperangkap dalam atmosfer bumi. Berbagai penelitian menunjukkan kenaikan temperatur global – termasuk Indonesia – yang terjadi pada kisaran 1,5–40 Celcius pada akhir abad 21.
Nah agan-agan belakangan ini merasa kepanasan gak???
kalo iya berarti efeknya sudah mulai terasa gan…
nah bagi agan-agan yang pengen membantu mencegah efek global warming yang lebih parah nie ada beberapa tipsnya
1. MENJADI VEGETARIAN
Memproduksi daging tu menghasilkan banyak gas CO2 dan gas metana juga membutuhkanbanyak air. Liat aja gan hewan ternak seperti sapi atau kambing merupakan penghasil terbesar metana saat mereka mencerna makanan mereka. Food and Agriculture Organization (FAO) yang merupakan oraganisasi di bawah PBB menyebutkan produksi daging menyumbang 18% pemanasan global, lebih besar daripada sumbangan seluruh transportasi di dunia (13,5%). Disebutkan juga gan dalam laporan FAO, “Livestock’s Long Shadow”,2 2006 dipaparkan bahwa peternakan menyumbang 65% gas nitro oksida dunia (310 kali lebih kuat dari CO2) dan 37% gas metana dunia (72 kali lebih kuat dari CO2). Selain itu, United Nations Environment Programme (UNEP), dalam buku panduan “Kick The Habit”, 2008, menyebutkan bahwa pola makan daging untuk setiap orang per tahunnya menyumbang 6.700 kg CO2, sementara diet vegan per orangnya hanya menyumbang 190 kg CO2.3 Saat ini, jumlah penduduk dunia sekitar 6,7 miliar orang. Bila 5 miliar orang di antaranya adalah pemakan daging, coba agan-agan hitung berapa CO2 yang dihasilkan setiap tahunnya? gak kebayang kan gan banyaknya? Tidak mengherankan bila ahli iklim terkemuka PBB, yang merupakan Ketua Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) PBB, Dr. Rajendra Pachauri, menganjurkan orang untuk berhenti makan daging untuk mengerem pemanasan global.
2. MENANANM POHON
Satu pohon berukuran agak besar dapat menyerap 6 kg CO2 per tahunnya.1 Jadi, dalam waktu 40 tahun, pohon dapat menyerap 240 kg CO2. United Nations Environment Programme (UNEP) melaporkan bahwa pembabatan hutan menyumbang 20% emisi gas rumah kaca. Seperti kita ketahui gan, pohon menyerap karbon yang ada dalam atmosfer. Bila mereka ditebang atau dibakar, karbon yang pernah mereka serap sebagian besar justru akan dilepaskan kembali ke atmosfer. Maka, pikir semilyar kali sebelum menebang pohon di sekitar agan. Pembabatan hutan juga berkaitan dengan peternakan. Agan tau gak area hutan hujan seukuran 1 lapangan sepak bola setiap menitnya ditebang untuk lahan merumput ternak? Bila agan berubah menjadi seorang vegetarian, agan dapat menyelamatkan 1 akre pohon per tahunnya.
3.MENGURANGI PENGGUNAAN KENDARAAN BERMOTOR
mulai sekarang gan kalo pergi deket ga usah naik motor,atau kalo pergi bersama-sama dalam satu mobil selain hemat ongkos juga nyelamatin bumi kita gan. Bila bisa dan mungkin gunakan kendaraan yang menggunakan bahan bakar alternatif semisal minyak goreng(kalo ada),menggunakan batere, atau panel surya. Setiap 1 liter bahan bakar fosil yang dibakar dalam mesin mobil menyumbang 2,5 kg CO2.1 Bila jaraknya dekat dan tidak terburu waktu, agan-agan bisa memilih kereta api daripada pesawat. katanya IPCC, bepergian dengan pesawat menyumbang 3-5% gas rumah kaca.
4. KURANGI BELANJA
Industri ternyata menyumbang 20% gas emisi rumah kaca dunia dan kebanyakan berasal dari penggunaan bahan bakar fosil. Jenis industri yang membutuhkan banyak bahan bakar fosil misalnya aja besi, baja, bahan-bahan kimia, pupuk, semen, gelas, keramik, dan kertas.Oleh karena itu,agan-agan jangan cepat membuang barang, lalu membeli yang baru karena kebanyaken duit. Ingat gan setiap proses produksi barang menyumbang CO2 dan semakin merusak bumi gan.
5. MEMBELI MAKANAN ORGANIK
Tanah organik menangkap dan menyimpan CO2 lebih besar dari pertanian konvensional. The Soil Association(kerennya lembaga peneliti tanah) menambahkan bahwa produksi secara organik dapat mengurangi 26% CO2 yang disumbang oleh pertanian. Sayang di indonesia pertanian jenis ini belum banyak gan.

6. MENGGUNAKAN LAMPU HEMAT ENERGI
Kalo agan mengganti 1 lampu di rumah agan dengan lampu hemat energi,
Agan dapat menghemat 400 kg CO2 dan lampu hemat energi 10 kali lebih tahan lama daripada lampu pijar biasa meski lebih mahal dikitlah,
demi menyelamatkan bumi gan…
7. DAUR ULANG SAMPAH ORAGANIK
Tempat Pembuangan Sampah (TPA) menyumbang 3% emisi gas rumah kaca melalui metana yang dilepaskan saat proses pembusukan sampah. Dengan membuat pupuk kompos dari sampah organik (misal dari sisa makanan, kertas, daun-daunan) buat kebun agan-agan dan bisa membantu mengurangi masalah ini. Pisahkan Sampah Kertas, Plastik, dan Kaleng agar Dapat Didaur Ulang
Mendaur ulang aluminium dapat menghemat 90% energi yang dibutuhkan untuk memproduksi kaleng aluminium yang baru 9 kg CO2 per kilogram aluminium! Untuk 1 kg plastik yang didaur ulang, Agan bisa menghemat 1,5 kg CO2,dan untuk 1 kg kertas yang didaur ulang, Agan lagi-lagi menghemat 900 kg CO2.
kalo agan ga mau membantu mencegah liat nie dampaknya
Pembahasan mengenai dampak pemanasan global ini menurut laporan “Stern Review on the Economics of Climate Change”6 laporan ini merupakan yang terbesar dan paling banyak diketahui serta didiskusikan di seluruh dunia. Laporan setebal 700 halaman ini disusun oleh Sir Nicholas Stern, Kepala Badan Ekonomi Pemerintah Inggris, dan menjabarkan berbagai dampak pemanasan global menurut kenaikan suhu udara setiap 1 derajatnya. Berikut ini sedikit ulasannya.
Suhu Udara Naik 1 ºC
• Beberapa gletser kecil di Andes menghilang seluruhnya dan mengancam persediaan air bagi 50 juta orang.
• Kenaikan moderat hasil panen sereal di wilayah beriklim sedang.
• Setidaknya 300.000 orang setiap tahunnya meninggal karena penyakit akibat perubahan iklim (terutama diare, malaria, dan kekurangan gizi), akan tetapi ada pengurangan angka kematian pada saat musim dingin di wilayah yang lebih tinggi (Eropa Utara, AS).
• Lapisan es di belahan bumi utara mencair dan menyebabkan kerusakan jalan-jalan dan bangunan-bangunan di sebagian Kanada dan Rusia.
• Setidaknya 10% spesies darat akan punah, 80% terumbu karang rusak, termasuk Terumbu Karang Great Barrier terbesar di dunia yang terletak di timur laut Australia.
• Arus Teluk melemah.
Suhu Udara Naik 2 ºC
• Air menyusut sebesar 20–30% di beberapa wilayah yang rentan, seperti Afrika bagian Selatan dan Mediterania.
• Hasil panen merosot tajam di wilayah-wilayah tropis (5-10% di Afrika).
• 40-60 juta lebih orang menderita malaria di Afrika.
• Sekitar 10 juta orang lebih menderita banjir setiap tahunnya.
• 15-40% spesies terancam punah; spesies Kutub Utara, misal beruang kutub dan karibau, kemungkinan besar bisa punah.
• Lapisan es Greenland mulai mencair tak terkendali.
Suhu Udara Naik 3 ºC
• Di Eropa Selatan, kekeringan hebat terjadi sekali setiap 10 tahun; 1-4 miliar orang lebih menderita kekurangan air, sementara 1-5 miliar orang di tempat lain menderita banjir.
• 150-550 juta orang kelaparan
• 1-3 juta orang lebih mati karena kekurangan gizi; penyakit seperti malaria tersebar luas ke wilayah-wilayah baru.
• 1-170 juta lebih orang di pesisir pantai menderita banjir.
• 20-50% spesies terancam punah, termasuk di sini, 25-60% mamalia, 30-40% burung, dan 15-70% kupu-kupu di Afrika Selatan; hancurnya Hutan Amazon.
• Bencana akibat cuaca yang berubah semakin meningkat, runtuhnya Lapisan Es Antartika Barat.
Suhu Udara Naik 4 ºC
• Persediaan air menyusut 30-50% di Afrika bagian Selatan dan Mediterania.
• Suhu udara yang bertambah panas menyebabkan lenyapnya gletser-gletser Himalaya dan mempengaruhi jutaan orang di China dan India.
• Panen merosot 15-35% di Afrika dan di seluruh lumbung produksi pangan dunia (misalnya di sebagian Australia).
• 80 juta orang lebih menderita malaria di Afrika.
• 7-300 juta orang lebih di pesisir pantai menderita banjir setiap tahunnya.
• Lenyapnya separuh wilayah tundra di Kutub Utara; hutan hujan Amazon mati; menyusutnya lapisan es menyebabkan naiknya air laut setinggi 7 meter.
Suhu Udara Naik Di Atas 5 ºC
Bukti terbaru menunjukkan bahwa rata-rata suhu Bumi akan naik lebih dari 5 atau 6ºC bila emisi gas rumah kaca terus bertambah dan menimbulkan bahaya besar pelepasan karbon dioksida dari permukaan tanah dan pelepasan metana dari lapisan es di Kutub Utara maupun dari dasar laut. Kenaikan suhu udara global ini akan setara dengan pemanasan global yang pernah terjadi pada Zaman Es terakhir dan, bila suhu Bumi sampai memanas 6ºC, dampaknya di luar perkiraan manusia. Kiamatkah? Silakan agan sendiri yang menjawabnya.
MAKANYA GAN LET’S GO GREEN
SELAMATKAN BUMI KITA SEBELUM KITA MENYESAL
Filed under: Uncategorized | Leave a Comment »